Pramono menjelaskan bahwa pihaknya memfokuskan penanganan di dua titik langganan banjir, yakni Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dan Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.
Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang tengah berduka serta memastikan pelayanan berjalan transparan dan bebas dari pungutan liar.
Sekda menyebut mobil itu untuk blusukan ke pelosok, sementara Gubernur mengungkapkan kendaraan justru disimpan di Jakarta untuk menjaga marwah Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat genangan dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter di sejumlah titik.
BPBD Kota Semarang mencatat luapan Kali Babon akibat tingginya debit air kiriman dari wilayah hulu Kabupaten Semarang menjadi penyebab utama genangan yang merendam ratusan rumah di Kecamatan Tembalang dan sekitarnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi cerminan identitas Jakarta sebagai kota yang beragam, energik, dan kreatif.