Forth Bridge menjadi salah satu jembatan istimewa pada masanya karena menggunakan bahan yang berbeda dari kebanyakan jembatan saat itu. Ketika banyak jembatan besar masih dibuat dari besi tempa, Forth Bridge justru dibangun menggunakan sekitar 54.000 ton baja ringan (mild steel). Penggunaan baja dalam jumlah sebesar itu masih tergolong baru pada akhir abad ke-19 dan menjadi salah satu inovasi besar pada masa itu.
Selain materialnya, Forth Bridge juga menggunakan desain kantilever. Sederhananya, desain ini mengandalkan pilar utama untuk menopang bagian jembatan di kedua sisinya sehingga bentangnya bisa dibuat lebih panjang tanpa membutuhkan banyak penyangga di bawahnya. Kombinasi keduanya membuat Forth Bridge menjadi tonggak penting dalam perkembangan pembangunan jembatan di dunia.
3. Masih aktif digunakan setelah lebih dari 135 tahun
Meski sudah berusia lebih dari 135 tahun, Forth Bridge masih digunakan sebagai jalur kereta api hingga sekarang. Sejak dibuka pada tahun 1890, jembatan ini terus menjadi penghubung penting bagi kereta penumpang maupun kereta barang di Skotlandia.