Dilansir Birds of the World, nama spesies ini diberikan untuk menghormati naturalis Inggris, John Whitehead, yang petama kali mengoleksi burung tersebut pada akhir abad ke-19. Sejak saat itu, Whitehead's Trogon menjadi salah satu spesies yang identik dengan kekayaan hayati pegunungan Borneo. Keberadaannya juga sering dijadikan indikator penting bagi ekosistem hutan pegunungan yang masih terjaga.
2. Memiliki warna bulu yang berbeda antara jantan dan betina
Whitehead's Trogon menunjukkan dimorfisme seksual yang cukup jelas. Burung jantan memiliki kepala merah tua, dada keabu-abuan, perut merah, serta sayap bermotif hitam dan putih yang kontras. Sementara itu, betina didominasi warna cokelat pada kepala dan tubuh sehingga tampak lebih tersamar di habitatnya.
Perbedaan warna tersebut membantu kedua jenis kelamin menjalankan peran yang berbeda di alam. Dilansir eBird, warna cerah pada jantan berfungsi menarik perhatian betina selama musim kawin, sedangkan warna betina yang lebih kusam memberikan kamuflase saat mengerami telur. Kombinasi ini merupakan bentuk adaptasi yang umum ditemukan pada berbagai spesies trogon.