Beranda Inspirasi 6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

Arktik adalah panggung utama bagi walrus, spesies terakhir dari Odobenus rosmarus. Cukup mudah mengenali walrus di tengah perairan yang dingin, tubuhnya tampak gempal dengan sepasang gading yang menjuntai dengan warna putih mencolok

0
6 Fakta Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

6. Kumis khusus yang sensitif

Walrus lebih suka memakan moluska bivalvia. Untuk menemukan moluska, walrus menyelam di perairan dangkal dan mencari di dasar laut dengan kumis atau vibrissa meeka yang sangat sensitif. Ketika mereka menemukan moluska, mereka membuat segel dengan bibir mereka dan menggunakan lidahnya untuk menghasilkan vakum guna menghisap daging langsung dari cangkangnya.

Walrus mampu menemukan makanan yang terkubur berkat 400-700 bulu kaku atau vibrissae, yang tumbuh di moncong mereka. Seperti kumis kucing, vibrissae sensitif terhadap sentuhan, memberi tahu walrus kapan ia telah bersentuhan dengan makanan yang sesuai. Vibrissae dapat tumbuh hingga sepanjang satu kaki, tetapi gesekan dengan pasir dan batu biasanya membuatnya lebih pendek.

Itu dia 6 fakta menarik mamalia laut bernama walrus. Tubuhnya yang besar dan gempal memang dirancang untuk bertahan hidup di suhu beku. Ditambah gading panjang yang sebenarnya gigi juga tercipta untuk berburu makanan dan berkelahi. Walrus sangat menyukai kehidupan sosial, itulah mengapa mereka menjadi mamalia laut paling heboh di Arktik.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here