Menurut dia, pesan orang tua menjadi pegangan selama menjalani pendidikan di IPDN agar selalu rendah hati dan selalu mengayomi masyarakat berbagai kalangan.
"Amanah dari orang tua selalu berpesan untuk tetap rendah hati dan selalu ingat bahwa kami berasal dari masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.
Menurut Aji, keterbatasan ekonomi yang dialaminya tidak menjadi hambatan selama menempuh pendidikan di IPDN karena kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
Usai dilantik sebagai Pamong Praja Muda, Aji mengatakan akan berupaya menerapkan pemanfaatan teknologi di pemerintahan sebagai jembatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya sendiri sudah membuat tiga sistem yang bertujuan untuk melihat sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Mudah-mudahan dengan sistem ini dapat sedikitnya mereduksi beberapa faktor birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat," katanya menjelaskan.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar tidak minder dalam meraih cita-cita melalui kerja keras, doa orang tua, dan semangat belajar.