Kebanyakan orang lebih sering mendengar kisah keberhasilan dibanding kisah gagal. Buku, video, maupun media sosial biasanya menampilkan hasil terbaik karena itulah yang menarik perhatian. Akibatnya, proses yang penuh hambatan terlihat seperti sesuatu yang tidak biasa.
Padahal kegagalan, perubahan arah, atau target yang meleset merupakan bagian yang sangat umum dalam kehidupan banyak orang. Seorang pemilik usaha bisa membutuhkan beberapa kali percobaan sebelum menemukan konsep yang berhasil. Ketika hanya melihat cerita sukses yang sudah disaring, ekspektasi mudah menjadi terlalu tinggi tanpa disadari.
5. Tujuan yang dikejar belum tentu penting untuk diri sendiri
Tidak semua target muncul dari kebutuhan pribadi. Ada target yang muncul karena lingkungan sekitar menganggapnya sebagai ukuran keberhasilan. Rumah, kendaraan, jabatan, atau gaya hidup tertentu sering dijadikan patokan tanpa benar-benar dipikirkan apakah hal itu memang diinginkan.
Akibatnya, usaha yang dikeluarkan terasa berat karena motivasinya tidak berasal dari diri sendiri. Banyak orang terus mengejar sesuatu hanya karena takut dianggap tertinggal. Saat tujuan yang dikejar sebenarnya bukan prioritas pribadi, rasa tidak puas akan tetap muncul meskipun target tersebut akhirnya tercapai.