CARAPANDANG – Iran kembali membuka peluang berdamai dengan Amerika Serikat. Namun, peluang tersebut dapat terwujud jika AS bersedia memenuhi 14 syarat dalam proposal damai yang diajukan oleh Iran.
Berdasarkan laporan Fars News Agency, Minggu, 3 Mei 2026, proposal Iran merupakan respons langsung atas proposal sembilan poin dari Amerika Serikat.
Dokumen itu disebut menghadirkan peta jalan yang jelas untuk mengakhiri perang sekaligus menegaskan garis merah Iran dalam kerangka setiap potensi kesepakatan.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharib Abadi, mengatakan proposal resmi tersebut telah dikirimkan kepada Pakistan sebagai mediator.
Menurutnya, perdamaian dalam perang ini ada di tangan AS. Namun, Iran masih ragu AS akan memenuhi persyaratan dalam proposal perdamaian yang mereka ajukan.
“Sekarang bola berada di tangan Amerika,” katanya.
Tasnim News Agency juga mengonfirmasi bahwa proposal 14 poin Iran berfokus pada penghentian perang secara menyeluruh, bukan sekadar gencatan senjata sementara.