Beranda Internasional AS-Iran Sepakat Gelar Pembicaraan Nuklir di Oman, Teknis Masih Diperdebatkan

AS-Iran Sepakat Gelar Pembicaraan Nuklir di Oman, Teknis Masih Diperdebatkan

Kesepakatan ini dicapai setelah upaya terakhir dari sejumlah negara Arab untuk mencegah AS mundur dari meja perundingan.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran, yang sempat di ambang pembatalan, akhirnya disepakati akan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2/2026). Kesepakatan ini dicapai setelah upaya terakhir dari sejumlah negara Arab untuk mencegah AS mundur dari meja perundingan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi jadwal tersebut melalui sebuah pernyataan.

“Pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat dijadwalkan akan diadakan di Muscat sekitar pukul 10 pagi waktu setempat pada Jumat. Saya berterima kasih kepada saudara-saudara kami di Oman yang telah menyiapkan semua pengaturan yang diperlukan,” tulisnya mengutip laporan The Guardians, Rabu (4/2/2026).

Pembicaraan yang akan berlangsung di tengah pembangunan kekuatan besar-besaran angkatan laut dan udara AS di kawasan itu, dipandang sebagai kesempatan terakhir bagi Teheran untuk menghindari serangan AS terhadap program nuklir dan kepemimpinan negaranya.

Namun, lingkup pembahasan masih menjadi titik sengketa. AS, melalui Menteri Luar Negeri Marco Rubio, menegaskan bahwa perundingan yang berarti harus mencakup tidak hanya program nuklir Iran, tetapi juga program rudal balistiknya, dukungan terhadap organisasi teroris di wilayah tersebut, serta perlakuan terhadap rakyat Iran sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here