Beranda Internasional Asia Genjot Penggunaan Batu Bara di Tengah Krisis Energi Akibat Perang Iran

Asia Genjot Penggunaan Batu Bara di Tengah Krisis Energi Akibat Perang Iran

Korea Selatan menunda penghentian operasi pembangkit listrik tenaga batu bara, sementara Filipina juga berencana meningkatkan produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara mereka.

0
Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara di Tuticorin, India. (Foto: Prashanth Vishwanathan/Bloomberg/Getty Images/The Guardians)

"Negara-negara yang memiliki cadangan batu bara akan menggunakannya karena itu adalah cara tercepat dan termurah untuk menggantikan LNG," ujarnya.

Pauline Heinrichs, pakar iklim dan energi dari King's College London, memperingatkan bahwa krisis ini seharusnya menjadi titik balik bagi pemerintah untuk berinvestasi dalam energi terbarukan.

"Dampak batu bara terhadap iklim dan kesehatan sangat menghancurkan dan membawa bencana. Tidak hanya memperburuk risiko iklim, tetapi juga polusi dan toksisitas," katanya.

Para ahli menambahkan bahwa pemulihan pasokan LNG diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun karena kerusakan infrastruktur energi di Timur Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here