Ia juga mengatakan pemilik kendaraan diesel tidak perlu mengubah pola perawatan secara drastis saat beralih ke B50. Penggantian filter bahan bakar tetap mengikuti jadwal yang direkomendasikan pabrikan, meski kendaraan yang sudah berusia tua sebaiknya menjalani penggantian filter lebih sering.
Yannes turut mengingatkan agar pemilik kendaraan rutin memeriksa kondisi seal dan komponen berbahan karet karena karakter B50 sedikit lebih agresif dibandingkan campuran biodiesel sebelumnya.
Selain itu, kebersihan tangki bahan bakar perlu dijaga, B50 tidak disarankan disimpan terlalu lama, dan servis berkala di bengkel yang memahami karakteristik biodiesel tetap penting dilakukan.
"Dengan perawatan normal yang konsisten, kendaraan diesel dapat menggunakan B50 dengan aman dan optimal," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia memastikan implementasi B50 siap diterapkan secara serentak di seluruh sektor.
Uji coba penggunaan bahan bakar tersebut juga telah dilakukan pada berbagai kendaraan dan peralatan, mulai dari kapal, kereta api, kendaraan tambang, alat berat, hingga mesin pertanian.