Beranda Olahraga Barcelona Incar "La Remontada" di Kandang Atletico Madrid

Barcelona Incar "La Remontada" di Kandang Atletico Madrid

Di leg kedua perempat final Liga Champions, mereka bertandang ke markas Atletico Madrid dengan keadaan tertinggal agregat 0-2.

0
Tangkapan layar: Postingan di akun resmi Barcelona FC

Tertinggal dengan agregat 3-5 setelah Edinson Cavani mencetak gol tandang, Barcelona mencetak tiga gol dalam tujuh menit terakhir plus injury time. Gol penentu Sergi Roberto di menit 95 mengubah skor menjadi 6-1, dan Barcelona lolos dengan agregat 6-5.

Neymar menjadi motor comeback bersejarah itu dengan dua gol dan satu assist di masa injury time.

Akan tetapi, sejarah "Remontada" Barcelona tidak selalu manis. Julukan itu justru kerap berbalik menjadi mimpi buruk bagi mereka sendiri.

1. La Roman-tada (2018): Usai menang 4-1 di kandang, Barcelona takluk 0-3 dari AS Roma di Italia. Mereka tersingkir karena aturan gol tandang .

2. The Anfield Nightmare (2019): Ini yang paling traumatis. Membawa kemenangan 3-0 dari Camp Nou, Barcelona dihancurkan Liverpool 0-4 di Anfield. Divock Origi dan Georginio Wijnaldum menjadi kado duka bagi pasukan Ernesto Valverde.

Kini, dengan defisit 0-2, Barcelona hanya perlu menyamai rekor comeback yang pernah mereka lakukan melawan AC Milan (2013) dan Dynamo Kyiv (1994), di mana mereka membalikkan defisit dua gol.

Laga yang akan kick-off pukul 02:00 WIB dini hari nanti akan menjadi ujian apakah Barcelona bisa menulis ulang naskah "Remontada" yang keempat kalinya, atau justru menjadi korban lain dari sejarah comeback yang pahit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here