"Kami ingin membentuk jejaring antarmasjid global melalui aktivitas ekonomi, dengan harapan ke depan menjadi konsorsium koperasi terbesar di dunia," ujar Abdul Fattah.
Ia menambahkan, masjid harus kembali menjadi center of excellence sebagaimana pada masa Rasulullah SAW, yang berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan, ekonomi, dan penyelesaian masalah masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan awal, Angkasa memberikan infak koperasi masjid senilai 15.000 Dolar AS atau setara Rp252 juta. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah masjid, antara lain Masjid An-Ni`mah (Jakarta Timur), Masjid At-Taqwa (Jakarta Timur), Masjid As-Sholihin (Bandung Barat), Masjid Daarul Rihlah (Kabupaten Bandung), dan Masjid Al-Hurriyah (Kampus IPB, Bogor).