CARAPANDANG - Sebuah peristiwa yang sarat simbol dan makna terjadi di kota suci Qom, Iran, pada hari ini, Minggu (1/3/2026). Bendera merah berkibar megah di atas kubah Masjid Jamkaran menyusul laporan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Pemandangan yang tidak biasa ini sontak menarik perhatian dunia dan memicu beragam spekulasi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Berdasarkan laporan kantor berita Iran serta pantauan media sosial, bendera merah tersebut dikibarkan tidak lama setelah konfirmasi kematian Khamenei . Dalam upacara pengibaran, para pejabat masjid dan ulama terlihat memimpin ritual sambil membawa potret Khamenei.
Bendera merah di Masjid Jamkaran bukanlah sekadar dekorasi biasa. Dalam tradisi yang mengakar kuat di masyarakat Syiah, warna merah memiliki arti yang sangat dalam.
Ia melambangkan darah yang tertumpah secara tidak adil dan merupakan seruan untuk keadilan serta pembalasan . Kibaran bendera ini adalah sebuah pernyataan politik dan spiritual yang gamblang.
Para pengamat dan media internasional ramai memberitakan bahwa langkah ini merupakan sinyal keras dari Teheran.
Pengibaran bendera merah, terutama di luar bulan berkabung Muharram, diartikan sebagai peringatan perang dan ancaman balas dendam yang serius atas sebuah serangan besar.