BMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik yang berpotensi tumbuh di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, dan di sekitar wilayah Kalimantan.
Dengan kelembapan udara yang masih tinggi, kondisi tersebut berkontribusi pada peningkatan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia.
Beberapa wilayah yang masuk dalam daftar waspada cuaca ekstrem untuk periode 15-16 Februari 2026 meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
Secara lebih rinci, prakiraan cuaca di tingkat provinsi menunjukkan variasi kondisi. Di Jawa Tengah, sejumlah kabupaten/kota seperti Boyolali dan Semarang diprediksi akan mengalami hujan disertai petir, sementara wilayah lainnya diperkirakan diguyur hujan ringan.
Di Kalimantan Barat, wilayah seperti Sintang, Kapuas Hulu, dan Sekadau juga berpotensi mengalami hujan petir pada sore hingga malam hari.
Sementara itu, seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan tanah longsor.