Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Neymar yang tampil untuk edisi Piala Dunia keempat kalinya.
Usai pertandingan, pemain berusia 34 tahun tersebut mengumumkan bahwa ia pensiun dari tim nasional Brasil.
Dengan mata berkaca-kaca, Neymar menyatakan bahwa ia telah berusaha semaksimal mungkin dan memutuskan bahwa perjalanannya bersama Selecao berakhir di tempat yang sama di mana ia memulai kariernya di tim nasional.
Para pemain Brasil lainnya juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung.
Vinicius Junior mengakui bahwa hari itu adalah hari yang sangat menyedihkan dan menyadari bahwa rakyat Brasil haus akan gelar juara yang telah lama hilang.
Marquinhos menyebut bahwa timnya gagal memanfaatkan momen-momen penting dan mengakui bahwa sepak bola adalah olahraga yang kejam.
Sementara itu, Casemiro menyebut kekalahan ini sebagai pukulan berat bagi anak-anak Brasil yang bercita-cita menjadi pesepak bola.
Media Brasil menyoroti performa buruk tim mereka dalam pertandingan tersebut, terutama catatan penguasaan bola yang hanya mencapai 32 persen, angka terendah yang pernah tercatat sejak statistik ini mulai dihitung pada tahun 1966.
O Globo menyebut hasil ini sebagai kegagalan terbesar dalam karier kepelatihan Carlo Ancelotti yang gemilang.
Dengan tersingkirnya Brasil, turnamen Piala Dunia 2026 akan berlanjut tanpa tim yang telah lima kali meraih gelar juara dunia tersebut dan kini mereka harus memulai proses pembangunan skuat dari awal.