Bupati Saipul Mbuinga menjelaskan bahwa penanaman kembali dilakukan setelah proses pembersihan lahan dan pengairan selesai dilaksanakan. “Alhamdulillah hari ini kembali melakukan penanaman di lokasi ini karena lahannya sudah dibersihkan dan dapat dialiri air. Sebelumnya lahan ini merupakan lahan tidur yang belum dimanfaatkan,”ujar Bupati.
Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan lahan tidur tersebut tidak lepas dari perhatian dan dukungan jajaran TNI, khususnya Danrem 133/Nani Wartabone bersama Kodim 1313 Pohuwato yang terus melakukan pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani.
Bupati juga mengungkapkan bahwa hamparan sawah yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut sebelumnya telah berhasil dipanen pada awal Maret 2026. Hal itu menjadi bukti bahwa program cetak sawah rakyat di Pohuwato mulai menunjukkan hasil positif dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Lahan yang sehamparan dengan lokasi ini telah dilakukan panen pada awal Maret lalu, dan hari ini area di sampingnya kembali dilakukan penanaman. Apresiasi kami kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1313 Pohuwato, atas pendampingan intensif di lokasi cetak sawah rakyat sehingga kembali bisa melakukan penanaman,”ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan di daerah.