Foto dokumentasi ini menunjukkan sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi Gua Mogao di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua)
Sementara itu, Sokrithy Im, pejabat tinggi dari Kementerian Kebudayaan dan Kesenian Kamboja, memperkenalkan praktik Kamboja yang memanfaatkan teknologi akuisisi dan platform kembar digital dalam menerapkan perlindungan bersifat preventif terhadap situs-situs kebudayaan bersejarah. Dia juga menyerukan pembentukan sebuah platform terbuka antara China dan ASEAN untuk mendorong pelestarian situs budaya secara digital, agar upaya konservasi dapat dilaksanakan secara lebih cerdas dan akurat.
Serangkaian acara pertukaran pemuda juga akan diadakan di sela-sela dialog tersebut. Dalam kesempatan ini, para pemuda dari negara-negara ASEAN akan mengunjungi Gua Mogao dan beberapa museum kebudayaan di Gansu.
Foto dokumentasi ini menunjukkan sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi Gua Mogao di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua)
"Jika dilihat dari sisi motif lukisan dan ukiran, kita dapat melihat sejumlah kemiripan antara Angkor Wat dan Gua Mogao, walaupun bentuknya berbeda," kata Piseth. "Kunjungan seperti ini membuat kami lebih mengenal China serta mendekatkan jarak antarmasyarakat dan antarbudaya," imbuhnya.