Beranda Internasional Dari Negeri Khatulistiwa Menuju "Ibu Kota Porselen": Pasangan Seniman Keramik Indonesia Wujudkan Impian Kunjungi Jingdezhen di China

Dari Negeri Khatulistiwa Menuju "Ibu Kota Porselen": Pasangan Seniman Keramik Indonesia Wujudkan Impian Kunjungi Jingdezhen di China

0
Dari Negeri Khatulistiwa Menuju

Istri Nurdian, Nadya, memanfaatkan konferensi tersebut sebagai kesempatan untuk menjelajahi sendiri "ibu kota porselen" itu. "Nurdian sudah berkali-kali merekomendasikan Jingdezhen kepada saya, dan saya sungguh senang akhirnya bisa melihatnya secara langsung," katanya. Dia mengatakan bahwa bahan keramik berkualitas tinggi di Jingdezhen menawarkan nilai yang sangat baik dibandingkan harganya, sesuatu yang jarang ditemukan di Indonesia, dan bahwa studio serta fasilitas setempat menawarkan berbagai kemungkinan eksperimen yang luas bagi penciptaan karya keramik. "Jika saya menemukan kesempatan yang tepat, saya juga ingin mengajukan permohonan untuk datang ke sini dan membuat karya," tambahnya.

Sebagai seorang profesor di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB), Nurdian mengakui bahwa tugas mengajarnya di Indonesia saat ini belum memungkinkannya untuk memiliki studio sendiri di Jingdezhen. Meski demikian, dia sudah membayangkan masa depan setelah pensiun, ketika dia mungkin akan menetap di Jingdezhen untuk berkarya. "Meskipun saya belum bisa mendirikan studio di sini karena harus kembali ke Indonesia untuk mengajar," katanya, "saya pasti akan merekomendasikan kepada mahasiswa saya untuk datang kemari. Bahan-bahan dan para perajin di sini dapat membantu mereka mewujudkan ide kreatif apa pun."

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here