Beranda Politik Demokrasi Beradab Tumbuh di Atas Intelektualitas Bukan di Atas Ejekan

Demokrasi Beradab Tumbuh di Atas Intelektualitas Bukan di Atas Ejekan

Body shaming politik bukanlah tanda keberanian, melainkan cermin kepanikan dan kemalasan berpikir.

0
Istimewa

Selanjutnya dia mengatakan bahwa body shaming politik kerap dipakai karena mudah dicerna publik dan tidak membutuhkan literasi kebijakan. Namun justru di situlah letak bahayanya, karena publik digiring untuk menertawakan tubuh, bukan menguji gagasan dan program.

Ia juga menilai pembiaran negara serta lemahnya penegakan hukum turut memperparah budaya perendahan martabat manusia di ruang publik.

“Partai politik itu sekolah politik, bukan pabrik provokator. Tanpa kaderisasi yang menekankan etika debat dan kecakapan berpikir, partai hanya akan memperpanjang polusi verbal,” ujarnya.

Dia menegaskan, body shaming politik bukanlah tanda keberanian, melainkan cermin kepanikan dan kemalasan berpikir.

“Demokrasi yang beradab hanya tumbuh di atas intelektualitas, bukan di atas ejekan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here