Selanjutnya dia menambahkan bahwa kesinambungan juga diperkuat oleh perangkat kebijakan. Pada Juli 2026, Dewan Gubernur mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75 persen, memperkuat rupiah, menjaga sasaran inflasi, memperbaiki likuiditas, dan menarik aliran modal asing.
Namun, kesinambungan tidak berarti BI boleh menganggap masa transisi ini tanpa risiko. Pasar akan menilai tiga hal, yaitu konsistensi komunikasi BI, ketegasan menjaga independensi, dan kepastian proses pemilihan Gubernur yang baru.
"Tantangan terpenting saat ini bukan kemampuan Destry menjalankan tugas, melainkan memastikan komunikasi transisi dilakukan secara cepat, konsisten, dan meyakinkan," katanya.