Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,40% Posisi US$ 4449,59 Per Troy Ons

Emas Menguat 0,40% Posisi US$ 4449,59 Per Troy Ons

Kamis (4/6/2026) pukul 06.38 WIB, harga emas menguat 0,40% ke US$ 4449,59 per troy ons atau XAU/USD

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas dan perak turun tertekan dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil surat utang AS. Dolar dan imbal hasil naik didorong ekspektasi bahwa inflasi akibat perang akan membuat suku bunga tetap tinggi. Investor juga mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan data ekonomi terbaru.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (3/6/2026) ditutup di posisi US$ 4431,77 per troy ons (XAU/USD). Harganya ambruk 1,18%.

Posisi kemarin juga menjadi yang terendah sejak 26 Maret 2026 atau lebih dari dua bulan.

Pada hari ini harga emas sedikit membaik. Pada Kamis (4/6/2026) pukul 06.38 WIB, harga emas menguat 0,40% ke US$ 4449,59 per troy ons atau XAU/USD.

Harga emas jatuh karena dua musuh abadinya kembali mengaut yakni dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil US Treasury.

Indeks dolar AS kembali menguat tajam ke 99,529 pada perdagangan Rabu kemarin. Ini adalah posisi tertinggi sejak 7 April 2026 atau hampir sebulan.
Pembelian emas global dikonversi ke dolar AS sehingga kenaikan dolar akan menekan permintaan.

Imbal hasil obligasi US Treasury tenor 10 tahun juga kini mendekati 4,5%, sementara tenor 30 tahun hampir menyentuh 5%. Emas tidak menawarkan imbal hasil sehingga kenaikan imba, hasil US Treasury membuat emas tidak menarik.

Dolar emas kembali membara karena perang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here