Beranda Ekonomi Emas Naik 0,81% Posisi US$ 4441,52 Per Troy Ons

Emas Naik 0,81% Posisi US$ 4441,52 Per Troy Ons

harga emas diperdagangkan di US$ 4441,52 per troy ons atau melesat 0,81%

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas mulai bangkit setelah babak belur pada Senin kemarin. Namun, emas juga belum mampu menunjukkan sinarnya di tengah perang.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (23/3/2026) ditutup di posisi US$ 4405,77 per troy ons atau jatuh 1,82%.

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 15,13% selama sembilan hari beruntun. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 2 Januari 2026 atau dua bulan lebih.

Harga emas pada perdagangan kemarin bahkan sempat menyentuh US$ 4099 per troy ons.

Harga emas mulai membaik pada hari ini. Pada Selasa (24/3/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas diperdagangkan di US$ 4441,52 per troy ons atau melesat 0,81%

"Penjualan tajam Senin merupakan kelanjutan dari aksi likuidasi besar-besaran yang sudah terjadi dalam beberapa sesi terakhir, terutama didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga," ujar David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, dikutip dari Reuters.

Harga emas menguat drastis setelah unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Truth Social, yang memicu rebound luas di berbagai pasar mulai logam, energi, hingga saham,

"Volatilitas kemungkinan akan terus berlanjut." Imbuh Meger.

Kenaikan harga energi akibat perang Iran belakangan ini telah meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here