Beranda Kolom Fakta tentang Posisi China Terkait Serangan AS-Israel terhadap Iran

Fakta tentang Posisi China Terkait Serangan AS-Israel terhadap Iran

Formasi pengawal bendera terbang melintasi Lapangan Tian'anmen dalam sebuah pertemuan akbar untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Antifasis Dunia di Beijing, ibu kota China, pada 3 September 2025. (Xinhua/Zhang Tao)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, KAIRO -- Seiring terus berlanjutnya serangan AS-Israel terhadap Iran dan pembalasan Iran yang menimbulkan semakin banyak korban, China secara konsisten menyerukan gencatan senjata segera, dimulainya kembali dialog, menghormati kedaulatan negara, serta melindungi warga sipil.

   Berikut ini adalah kronologi pernyataan resmi China mengenai eskalasi terbaru.

   5 Maret

   China akan segera mengirim Zhai Jun, utusan khusus pemerintah China untuk isu Timur Tengah, ke kawasan tersebut guna berupaya meredakan ketegangan yang terjadi, demikian diumumkan oleh Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Mao Ning.

   China akan terus bekerja sama dengan semua pihak, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam konflik terkait di Timur Tengah, untuk menjaga komunikasi, meningkatkan upaya mediasi, serta membangun konsensus, imbuh Mao.

Sebuah mobil yang rusak terlihat di Teheran, Iran, pada 4 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)

   4 Maret

   Dalam panggilan telepon dengan Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, selaku wakil perdana menteri sekaligus menteri luar negeri (menlu) Uni Emirat Arab (UEA), Menlu China Wang Yi mengatakan bahwa garis merah perihal melindungi warga sipil dalam konflik tidak boleh dilanggar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here