Beranda Feature Fosil Dinosaurus Lintas Samudra Perdalam Pertukaran Ilmiah antara China dan Indonesia

Fosil Dinosaurus Lintas Samudra Perdalam Pertukaran Ilmiah antara China dan Indonesia

Siswa melihat fosil dinosaurus di Museum Tahir Solo di Surakarta, Indonesia, 25 Juli 2026. (Xinhua/Bram Selo)

0
Xinhua

   Sejarah itulah yang membuat kedatangan fosil-fosil dari China menjadi semakin bermakna.

   Di samping Omeisaurus dewasa terdapat dinosaurus muda dari spesies yang sama sepanjang enam meter serta fosil Huayangosaurus taibaii, yang dianggap sebagai salah satu nenek moyang awal kelompok stegosaurus. Ketiga fosil tersebut diklasifikasikan sebagai spesimen berharga tingkat nasional di China.

   Bagi pengunjung lokal, fosil-fosil tersebut tidak hanya menawarkan sekilas gambaran tentang raksasa prasejarah, tetapi juga jendela menuju evolusi kehidupan dan Bumi itu sendiri.

   "Dengan menggunakan fosil dinosaurus sebagai simbol budaya yang memiliki daya tarik global, pameran ini menunjukkan komitmen bersama China dan Indonesia terhadap pelestarian warisan alam dan pendidikan sains," kata Luo Yingying, direktur museum tersebut.

   Dia menambahkan bahwa spesimen tersebut akan menyediakan material fisik yang berharga bagi para akademisi Indonesia yang mempelajari fosil dinosaurus Era Mesozoikum di China.

   Sensasi penemuan tidak hanya terasa di aula fosil. Dinosaurus animatronik seukuran aslinya meraung, mengangguk, dan berkedip, menyenangkan pengunjung dan menarik banyak keluarga yang berpose untuk berfoto.

Siswa berkunjung di Museum Tahir Solo di Surakarta, Indonesia, 25 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Bram Selo)

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here