Dermawan mengakui bahwa perubahan ini berpotensi mengurangi pendapatan bandara, mengingat kontribusi lalu lintas penumpang dari Garuda.
Namun, ia memastikan layanan bandara tetap berjalan normal karena operasional akan dilanjutkan oleh Citilink.
“Pelayanan kepada penumpang tetap optimal karena akan di-cover oleh Citilink,” pungkasnya.