Beranda Politik Golkar Akui Persaingan Makin Ketat, Pengamat: Kaesang Ingin "Menggusur Kandang Banteng"

Golkar Akui Persaingan Makin Ketat, Pengamat: Kaesang Ingin "Menggusur Kandang Banteng"

Pengamat politik menilai langkah Kaesang ini sebagai sebuah tantangan terbuka, bahkan disebut sebagai "perang bintang" karena mempertemukan dua anak presiden di satu dapil.

0
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (Istimewa)

"Kaesang ingin bertarung head to head dengan Puan Maharani pada Pileg 2029," ujar Jamiluddin.

Pengamat lainnya, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro, menilai Kaesang akan berhadapan dengan massa pendukung PDI-P yang eksis di Solo.

Meskipun demikian, Agung memahami alasan Kaesang memilih dapil tersebut karena nama Jokowi yang identik dengan Solo dinilai akan memberikan efek ekor jas atau coattail effect bagi Kaesang.

Namun, Jamiluddin memperingatkan bahwa Puan merupakan peraih suara terbanyak di dapil tersebut dengan 297.366 suara pada Pemilu 2024.

"Faktor Kaesang semata tampaknya tak cukup kuat untuk menggusur Puan dari Dapil Jateng V," ujar Jamiluddin.

Sementara itu, Ketua DPP PDI-P Ganjar Pranowo merespons dengan santai. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk mencalonkan diri dan hal itu bukanlah sebuah tantangan bagi partainya.

Ganjar juga optimistis bahwa Jawa Tengah akan tetap menjadi "kandang banteng" bagi PDI-P dan tidak akan tergerus oleh kehadiran Kaesang.

"Oh, orang nyalon kok nantang. Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh," ujar Ganjar. "Saya masih yakin kandang banteng," tegasnya menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here