Ia mengatakan, risiko di kawasan Semeru juga dapat meningkat ketika hujan turun di wilayah puncak dan lereng gunung. Air hujan dapat menggerakkan material yang tersimpan di aliran sungai, sehingga menambah potensi bahaya bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur lahar maupun area penambangan.
"Masyarakat diimbau tidak hanya memperhatikan informasi tentang erupsi atau awan panas, tetapi juga memahami risiko dari material vulkanik sisa erupsi yang masih berada di sepanjang aliran sungai dan kawasan penambangan," katanya.