Kesepakatan itu menjadikan tentara Lebanon satu-satunya pihak yang memiliki kendali teritorial, dengan mengecualikan seluruh aktor non-negara.
Kesepakatan tersebut diumumkan dalam pernyataan bersama setelah putaran keempat perundingan yang dimediasi Amerika Serikat.
Perundingan itu berlangsung setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon selama berminggu-minggu.
Serangan Israel itu dilaporkan telah menewaskan hampir 3.500 orang sejak 2 Maret, meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.
Sumber: Anadolu