Ia menerangkan, penilaian IDI mencakup tiga aspek utama, yakni aspek kebebasan, kesetaraan, dan kapasitas lembaga demokrasi yang dijabarkan ke dalam 22 indikator penilaian. Meski sudah meraih hasil baik, Mursalim mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan literasi digital masyarakat dan antisipasi terhadap potensi disinformasi serta polarisasi media sosial.
“Ke depan, Pemprov Sumbar akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas daerah, meningkatkan kualitas komunikasi publik pemerintah, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan demokrasi,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan capaian IDI Sumbar ini dapat memperkuat posisi Sumbar sebagai daerah yang mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas sosial politik, pembangunan daerah, dan penguatan demokrasi yang partisipatif dan berkelanjutan. Ia berharap, capaian ini akan membawa dampak positif bagi daerah dan masyarakat Sumbar secara umum. (adpsb/bud)