Kamboja telah meluncurkan penindakan keras secara nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap jaringan penipuan siber guna memastikan keselamatan masyarakat dan memulihkan citra internasionalnya.
Menurut pernyataan pemerintah yang dirilis pada Jumat (24/7) lalu, otoritas Kamboja telah menutup 737 pusat penipuan daring di seluruh negeri, termasuk 72 kasino, pada periode Juni 2025 sampai Juni 2026. Hingga Juni tahun ini, sebanyak 21.102 warga negara asing dari 38 kewarganegaraan telah dideportasi terkait dengan operasi-operasi ilegal tersebut.
Sumber: Xinhua