Akselerasi kerja sama ini akan memanfaatkan fasilitas Pusat Aplikasi AI ASEAN-China yang berkedudukan di Nanning, Ibu Kota Guangxi. Fasilitas ini dirancang sebagai hub teknologi yang dapat diakses oleh Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya untuk memperkuat ekosistem digital regional.
Chen Gang menambahkan bahwa pemanfaatan AI di Guangxi telah terbukti mampu meningkatkan volume produksi pertanian secara signifikan. Ia pun secara khusus mengundang delegasi Indonesia untuk meninjau langsung kawasan industri dan pertanian cerdas di wilayahnya.
Lonjakan Perdagangan dan Investasi Hijau
Data KBRI Beijing mencatat tren positif dalam hubungan bilateral dengan Guangxi:
-
Volume Dagang: Tahun lalu mencatatkan kenaikan drastis sebesar 40 persen, dengan nilai mencapai 4,73 miliar dolar AS.
-
Sektor Investasi: Perusahaan Guangxi mulai mendominasi sektor transportasi hijau (kendaraan listrik), produksi mesin konstruksi, dan alat berat di Indonesia.
-
Peran Strategis: Penyelenggaraan tahunan ASEAN-China Expo (CA Expo) di Nanning tetap menjadi motor utama diversifikasi ekspor produk berteknologi tinggi dari Indonesia ke pasar China.
Peta Jalan Ekonomi 2026
Seiring dengan target volume perdagangan ASEAN-China yang diproyeksikan menembus 1 triliun dolar AS pada tahun ini, posisi Guangxi sebagai gerbang utama daratan China yang berbatasan dengan Vietnam menjadi semakin vital.