CARAPANDANG - Indonesia resmi mengundurkan diri dari penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk mengembalikan hak tuan rumah ajang internasional tersebut kepada BWF.
Kejuaraan yang semula dijadwalkan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada 12-18 Oktober 2026 itu batal digelar di Indonesia setelah PBSI melalui evaluasi mendalam menyimpulkan ketidaksiapan untuk melanjutkan persiapan.
“Pengembalian hak tuan rumah ini merupakan keputusan yang sulit, namun diambil setelah pertimbangan matang dan diskusi internal yang komprehensif. Kami mengedepankan kepentingan terbaik bagi semua pihak serta keberlangsungan penyelenggaraan yang optimal,” ujar Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, mengutip Antaranews.
PBSI menyadari pentingnya peran kejuaraan dunia junior sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet muda global. Meski demikian, federasi bulu tangkis Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program dan hubungan kerja sama dengan BWF.
“PBSI tetap berkomitmen penuh mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional BWF. Hubungan baik yang telah terjalin akan terus kami jaga sebagai bentuk kontribusi Indonesia dalam pengembangan bulu tangkis dunia,” kata Bambang.