Beranda Internasional Iran-AS "Saling Serang", Diaspora di Seluruh Dunia Gelar Aksi Tuntut Tindakan Internasional

Iran-AS "Saling Serang", Diaspora di Seluruh Dunia Gelar Aksi Tuntut Tindakan Internasional

Aksi yang berlangsung Sabtu (14/2) itu bertepatan dengan aksi global yang dipimpin oleh Pangeran yang diasingkan, Reza Pahlavi, serta dirilisnya video-video keluarga korban yang mengenang kerabat mereka yang tewas dalam demonstrasi antipemerintah di Iran.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas di tengah aksi massa diaspora Iran di berbagai kota dunia yang menuntut tindakan tegas terhadap Pemerintah Teheran.

Aksi yang berlangsung Sabtu (14/2/2026) itu bertepatan dengan aksi global yang dipimpin oleh Pangeran yang diasingkan, Reza Pahlavi, serta dirilisnya video-video keluarga korban yang mengenang kerabat mereka yang tewas dalam demonstrasi antipemerintah di Iran.

Di Toronto, Kanada, sekitar 350.000 pengunjuk rasa memadati Yonge Street, mengibarkan bendera singa dan matahari Iran, simbol era pra-1979, sambil meneriakkan "Raja Reza Pahlavi" dan "ganti rezim".Aksi serupa terjadi di Winnipeg, London, Paris, Berlin, Los Angeles, dan Munich.

Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah negara Barat mengambil sikap lebih keras terhadap apa yang mereka sebut sebagai "krisis nasional" di Iran.

Mona Saeidi, pengunjuk rasa di Winnipeg yang mengaku pernah dipenjara karena keyakinan agamanya, mengatakan keluarganya harus membayar USD14.000 untuk membebaskan dua saudaranya yang ditangsaat demo.

"Kami butuh kebebasan untuk rakyat kami di tanah air," kata Saeidi.

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand merespons dengan mengumumkan sanksi baru terhadap tujuh individu yang terkait dengan badan-badan negara Iran pada hari yang sama. Pemerintah Ottawa menyatakan bahwa tindakan tersebut menargetkan dugaan penggunaan represi transnasional, intimidasi, dan kekerasan terhadap kritikus di luar negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here