Beranda Internasional Iran Bantah Serang Turki, Kuwait, dan Irak, Tuding Israel Dalang di Balik Konflik Regional

Iran Bantah Serang Turki, Kuwait, dan Irak, Tuding Israel Dalang di Balik Konflik Regional

Sebaliknya, Iran justru menuding Israel sebagai dalang di balik serangan-serangan tersebut.

0
Ayatollah Mojtaba Khamenei (Reuters)

Meskipun Iran membantah, sejumlah negara di kawasan Teluk dan sekitarnya justru mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam keras "agresi Iran".

Dalam pertemuan menteri luar negeri yang digelar di Riyadh pada 18 Maret 2026, setidaknya 12 negara—termasuk Arab Saudi, Turki, Kuwait, Pakistan, dan Qatar, mengeluarkan komunike bersama yang menuduh Iran melakukan serangan yang disengaja dengan rudal balistik dan drone.

Para menteri tersebut mengutuk serangan yang disebut menargetkan fasilitas minyak, instalasi desalinasi, bandara, kompleks perumahan, hingga kedutaan besar di negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC), serta Yordania, Azerbaijan, dan Turki.

Kuwait sendiri melaporkan telah menembak jatuh satu rudal balistik dan 15 dari 25 drone yang diluncurkan ke wilayahnya dalam 24 jam terakhir. Dua drone lainnya dilaporkan meledak di kilang minyak, menyebabkan kebakaran yang berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.

Pernyataan bersama yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri Kuwait itu menegaskan bahwa serangan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan dalih apa pun dan menegaskan hak negara-negara yang terkena serangan untuk membela diri sesuai Pasal 51 Piagam PBB.

Ketegangan yang terjadi saat ini merupakan yang terburuk dalam beberapa pekan terakhir, bertepatan dengan perayaan Nowruz yang seharusnya menjadi momen perdamaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here