Beranda Internasional Iran Kecam Inggris karena Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer, Peringatkan Nyawa Warganya Terancam

Iran Kecam Inggris karena Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer, Peringatkan Nyawa Warganya Terancam

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan langkah tersebut merupakan partisipasi dalam agresi dan memperingatkan Perdana Menteri Keir Starmer telah mempertaruhkan nyawa warga negaranya.

0
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

Ia menegaskan Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri. "Langkah ini pasti dianggap sebagai berpartisipasi dalam agresi dan akan tercatat dalam sejarah hubungan kedua negara," kata Araghchi dalam pernyataan terpisah.

Menanggapi kecaman tersebut, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menyatakan bahwa operasi Inggris di kawasan merupakan respons terhadap agresi Iran terhadap mitra-mitra Teluk. Cooper juga memperingatkan Iran agar tidak menargetkan pangkalan, wilayah, atau kepentingan Inggris secara langsung.

Pada hari yang sama, Iran dilaporkan menembakkan dua rudal balistik ke pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia. Meskipun kedua rudal tersebut gagal mencapai sasaran, satu gagal sebelum mengenai target dan satu lagi dicegat kapal perang AS, serangan ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang telah berlangsung tiga pekan.

Sebelumnya, pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, Siprus, juga menjadi sasaran serangan drone yang diduga diluncurkan oleh Iran.j

Presiden AS Donald Trump mengomentari keputusan Inggris dengan mengatakan bahwa itu adalah respons yang sangat lambat dan menyatakan Inggris seharusnya bertindak lebih cepat.

Konflik antara Iran dan AS-Israel dimulai pada 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here