Beranda Internasional Jepang Desak Iran Hentikan Ancaman di Selat Hormuz, Trump Nyatakan Tak Butuh Bantuan Sekutu

Jepang Desak Iran Hentikan Ancaman di Selat Hormuz, Trump Nyatakan Tak Butuh Bantuan Sekutu

Motegi menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi terkini di mana sejumlah kapal yang terkait dengan Jepang dilaporkan terjebak di Teluk Persia akibat eskalasi konflik.

0
Kapal antre di selat Hormuz

CARAPANDANG - Pemerintah Jepang secara resmi menyerukan kepada Iran untuk menghentikan semua tindakan yang mengancam keamanan navigasi di Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Seruan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Selasa (17/3/2026).

Dalam pembicaraan yang berlangsung selama 30 menit tersebut, Motegi menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi terkini di mana sejumlah kapal yang terkait dengan Jepang dilaporkan terjebak di Teluk Persia akibat eskalasi konflik.

Ia mendesak Teheran untuk segera menghentikan serangan terhadap fasilitas sipil di negara-negara Teluk serta segala bentuk ancaman terhadap jalur pelayaran internasional di selat strategis tersebut.

"Kami meminta Iran untuk mengambil tindakan yang tepat guna menjamin keselamatan semua kapal yang melintas," tegas Motegi, seraya juga mendesak pembebasan dua warga negara Jepang yang saat ini ditahan di Iran.

Menanggapi hal tersebut, Menlu Araghchi menjelaskan posisi Iran, dan kedua pihak sepakat untuk terus berkomunikasi demi meredakan situasi sesegera mungkin.

Perkembangan ini terjadi di tengah situasi yang dinamis menjelang pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden AS Donald Trump di Washington pada Kamis (19/3) mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here