CARAPANDANG - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara menanggapi isu yang menyebut dirinya berencana mengambil alih atau mencaplok Partai Nasional Demokrat (NasDem). Jokowi dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai isu yang tidak berdasar.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo.
"Isu dari mana itu. Jangan menuduh dengan isu yang tidak benar seperti itu," ujar Jokowi dikutip dari TribunSolo.com pada Sabtu (11/4/2026).
Jokowi menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tertarik untuk menguasai partai politik pimpinan Surya Paloh tersebut. Bahkan, niat tersebut tidak pernah terlintas sedikit pun dalam pikirannya.
"Nggak ada sama sekali. Dalam pikiran nggak ada sama sekali. Isu yang sangat menuduh," tegasnya dikutip dari Ntvnews.id.
Tak hanya soal pengambilalihan partai, Jokowi juga menanggapi kabar lain yang menyebut dirinya akan membeli NasDem Tower, gedung markas besar Partai NasDem yang terletak di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Jokowi menanggapi isu tersebut dengan santai, bahkan disertai tawa. Menurut mantan Wali Kota Surakarta itu, nilai gedung tersebut sangat mahal dan tidak masuk akal jika dikaitkan dengan dirinya.
"Beli itu berapa triliun? Duitnya dari mana? Itu kan tower yang sangat tinggi sekali. Kelas saya UMKM," ujar Jokowi dikutip dari TribunSolo.com.