“Atas rasa kepedulian dan kebersamaan ini, saya sangat tergugah untuk selalu aktif menjalin komunikasi dengan pengurus di Kenagarian Koto Panjang Dalam, dengan niniak mamak dan pengurus KAN. Salut dan bangga, tidak bisa saya pungkiri, dan ini harus saya sampaikan kepada seluruh ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam yang begitu aktif memikirkan kepentingan warga bersama,” katanya.
Elzadaswarman menilai kepedulian masyarakat Koto Panjang Dalam terhadap anak yatim dan sesama merupakan contoh positif yang patut dikembangkan di wilayah lainnya.
“Rasa kebersamaan warga di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini tentu menjadi hal yang patut dicontoh dan diikuti oleh warga di kenagarian lainnya,” ujarnya.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Elzadaswarman juga menyampaikan pesan agar mereka tetap optimistis dalam menjalani kehidupan dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa depan.
“Untuk anak-anak kita yang hadir saat ini, saya mengimbau agar semuanya jangan takut dan risau dalam menjalani hidup ke depan. Karena ibu dan bapak di Kenagarian Koto Panjang Dalam ini selalu berada di sisi Ananda dalam menjalani hidup ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, inisiator kegiatan Elfimon mengatakan Jumat Berkah Berbagi merupakan bentuk kepedulian warga sekaligus wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat.