CARAPANDANG.COM- Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjadi ahli meringankan bagi Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma, terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
"Enggak ada urusan memberatkan, meringankan, saya ingin menerangkan fungsi dari metode di dalam meneliti, di dalam mencurigai itu. Mencurigai itu bagian yang paling penting dari pengetahuan," katanya saat ditemui di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa.
Hal tersebut disampaikan olehnya saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan materi yang akan disampaikan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa ini.
Ia juga menyebutkan mencurigai itu bagian yang paling penting dari pengetahuan.
Ia juga menyebutkan penyidik akan fokus dalam penjelasan, penelitian, terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
"Pasti soal itu, karena saya mengajar metodologi bertahun-tahun, membaca bertahun-tahun soal matematik, fisika, biologi, 'stem cell', fungsi neurotransmitter. Saya duganya begitu yang mau ditanya," kata Rocky.
Rocky juga menyebutkan semua riset itu membutuhkan waktu, termasuk riset dokumen ijazah dan tidak mungkin berakhir.