Beranda Internasional Keamanan Nasional Iran Bergantung pada Terus Berlanjutnya "Pengaturan Iran" di Selat Hormuz

Keamanan Nasional Iran Bergantung pada Terus Berlanjutnya "Pengaturan Iran" di Selat Hormuz

Foto yang disediakan oleh Kementerian Informasi Oman pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan pemandangan di Selat Hormuz. (Carapandang/Xinhua)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, TEHERAN -- Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf pada Rabu (15/7) mengatakan bahwa keamanan nasional negara itu bergantung pada terus berlanjutnya "pengaturan Iran" dalam pengelolaan Selat Hormuz, seraya menekankan bahwa Teheran tidak akan membiarkan "musuh" memaksakan kehendaknya.

   Dalam sebuah pernyataan, Qalibaf, yang juga menjabat sebagai kepala tim negosiasi Iran, mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) berupaya menyerang Iran kapan pun memungkinkan demi kepentingannya sendiri. Dia juga menekankan bahwa Iran harus mengadopsi pendekatannya selama perang atau negosiasi, yang didasarkan pada kepentingan dan keamanan nasional, realisme, dan strategi jangka panjangnya.

   Dia menyampaikan bahwa Iran tidak menginginkan perang, "tetapi kami harus selalu siap berperang" guna menjaga keamanan dan kepentingan nasional

   Qalibaf menambahkan bahwa diplomasi dan negosiasi harus dilakukan secara berbarengan untuk memastikan kepentingan nasional.

   Menanggapi nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian yang baru-baru ini ditandatangani dengan AS, yang mengamanatkan periode negosiasi selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir, ketua parlemen Iran itu mengatakan bahwa MoU tersebut hanya bermanfaat jika ketentuan-ketentuan di dalamnya dihormati dan diimplementasikan; sebaliknya, jika Iran tidak memperoleh manfaat dari kesepakatan itu, tidak ada alasan bagi negaranya untuk tetap berkomitmen terhadap MoU tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here