Menurut Bupati, posisi strategis Kabupaten Pohuwato yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, serta memiliki wilayah pesisir yang cukup luas, menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mencegah masuknya peredaran narkotika.
"Karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga lingkungan sekitar," ujar Bupati Saipul.
Melalui momentum HANI Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mempersempit ruang gerak peredaran narkotika dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta berani melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membimbing dan mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.
"Kewaspadaan orang tua sangat diharapkan. Pergaulan anak-anak harus terus diawasi dan diarahkan, karena merekalah generasi penerus bangsa dan daerah yang akan menentukan masa depan Pohuwato maupun Indonesia," tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh ASN menjadi teladan dalam menjauhi narkoba sekaligus menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.