Ia menegaskan, budaya halal yang berkembang di Sumbar tidak hanya berkaitan dengan aspek produk dan layanan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai integritas, kualitas, dan keberlanjutan yang menjadi karakter masyarakat Minangkabau.
Menurutnya, nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah yang menjadi falsafah hidup masyarakat di Sumbar menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun daerah yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya serta keagamaan.
Bagi Pemprov Sumbar, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta memperluas pengembangan industri dan produk halal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Disway Top Regional Leader Awards 2026 juga memberikan penghargaan kepada sejumlah gubernur, wali kota, dan bupati dari berbagai daerah di Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan, inovasi, dan kinerja yang memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (adpsb/bud)