Beranda Umum Kowantara: Pemerintah Harus Perhatikan Harga Bahan Pokok

Kowantara: Pemerintah Harus Perhatikan Harga Bahan Pokok

Pedagang warung tegal (warteg) saat ini berada dalam posisi terjepit akibat kenaikan signifikan pada komoditas penting operasional warteg, seperti beras, cabai rawit merah, bawang merah, dan minyak goreng

0
Warteg

"Misalnya, pedagang mulai mencampur penggunaan cabai dengan tomat guna menjaga rasa pedas tanpa harus menaikkan harga jual. Selain itu, ukuran telur yang disajikan pun kini dipilih yang lebih kecil, karena biasanya 1 kg mereka membeli isi 16, sekarang memilih yang isi 18 butir," ucapnya.

Mukroni juga mengkhawatirkan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per US$ pada akhir Januari 2026 yang akan dampak pada kenaikan tempe yang menjadi andalan warteg. "Kedelai kita masih sebagian impor, sehingga harga tempe juga naik," katanya.

Kowantara, kata Mukroni, berharap ada langkah-langkah dari pemerintah dalam merendam kenaikan harga yang terasa di pasar-pasar tradisional. Bagi Mukroni dan ribuan pemilik warteg lainnya, stabilitas harga pangan adalah kunci agar mereka tidak perlu “gulung tikar”. dilansir rri.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here