Meski volume transit sedikit meningkat, aktivitas pelayaran tetap terbatas, kata laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa beberapa kapal telah mengubah rute atau berbalik arah, sementara jumlah kapal secara keseluruhan di Teluk terus menurun.
Laporan tersebut menambahkan bahwa akses diberikan secara selektif, dengan prioritas diberikan kepada aliran kargo dan rute perdagangan tertentu, sementara aktivitas komersial yang lebih luas masih dibatasi.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa operasi ekspor Iran tetap berjalan di tengah kondisi yang terbatas. Citra satelit pada Sabtu menunjukkan tiga kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar sedang mengisi muatan di Pulau Kharg, Iran, dengan perkiraan volume gabungan sekitar 6 juta barel. Keberangkatan terakhir yang terkonfirmasi tercatat pada 8 April.
Windward lebih lanjut menyebutkan bahwa seiring berlanjutnya gangguan di Selat Hormuz, arus minyak mentah global semakin dialihkan ke Pantai Teluk AS. Sebanyak 172 kapal tanker minyak mentah saat ini sedang dalam perjalanan menuju kawasan tersebut.