Luapan air setinggi tiga meter juga terjadi di Jalan Raya Kalibata Gang Haji Maliki, RW 05, yang terendam hingga 350 cm pada pagi hari. Selain itu, banjir turut menggenangi Jalan Raya Kalibata, RT 010 dan RT 012 RW 05.
Air mulai naik sejak tengah malam, dari 20 cm dan meningkat bertahap hingga 150 cm pada pukul 06.00 WIB. Genangan dengan ketinggian serupa juga terjadi di Jalan Tanjung Sanyang, RW 08.
Di Kelurahan Balekambang, banjir merendam Jalan Balai Rakyat, RT 005 RW 05. Ketinggian air tercatat fluktuatif,yakni dari 100 cm pada tengah malam, lalu meningkat menjadi 165 cm pada pukul 05.00 WIB, kemudian sedikit surut menjadi 155 cm pada pagi hari.
BPBD Jakarta Timur mencatat banjir akibat luapan Kali Ciliwung itu juga meluas ke Kecamatan Jatinegara, tepatnya di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina.
Di Kelurahan Kampung Melayu, genangan terjadi di Jalan Kebon Pala II, RW 04 dan RW 05. Di RW 04, ketinggian air meningkat dari 90 cm pada dini hari menjadi 150 cm pada pukul 06.00 WIB.
"Sementara di RW 05, air terus naik dan mencapai 185 sentimeter pada pagi hari," ucap Ali.
Selain itu, banjir juga terjadi di kawasan Jalan Tanah Rendah, RW 07, yang mencakup delapan RT. Di lokasi ini, ketinggian air relatif lebih rendah, yaitu berkisar 60 hingga 70 cm, namun tetap mengganggu aktivitas warga.