Beranda Hukum dan Kriminal Mentan Temukan Dugaan Penyimpangan Proyek Bibit Rp3,3 Miliar, Minta Polisi Turun Tangan

Mentan Temukan Dugaan Penyimpangan Proyek Bibit Rp3,3 Miliar, Minta Polisi Turun Tangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan dugaan kejanggalan dalam proyek hilirisasi pertanian berupa program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara.

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

CARAPANDANG - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan dugaan kejanggalan dalam proyek hilirisasi pertanian berupa program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara. Nilai proyek yang diduga bermasalah tersebut mencapai Rp3,3 miliar.

Mengutip laporan CNBC, dalam sidak yang dilakukan di lokasi pembibitan, Amran menemukan sejumlah penyimpangan.

Bibit kelapa yang dihasilkan tidak sesuai standar dengan ukuran kecil dan dinilai tidak layak tanam, area pembibitan tidak terawat, serta jumlah bibit tidak sesuai dengan laporan yang diterima.

"Tidak sesuai standar yang kami inginkan dan kami minta ke polisi dan penegak hukum langsung periksa," kata Amran dikutip CNBC, Selasa (19/5/2026).

Program ini seharusnya menghasilkan bibit kelapa unggul bagi petani di areal tanam seluas 870.000 hektare . Sumber di lapangan menyebutkan terdapat ketidaksesuaian data antara laporan dan realisasi di lokasi.

"Kami minta itu diperiksa langsung, ditindaklanjuti. Kalau itu pidana kami minta tidak pandang bulu siapapun mereka. Itu harus dihukum dan uang negara harus dikembalikan," tegas Amran.

Bukan hanya di Manado, kasus serupa juga ditemukan di beberapa daerah lain, seperti Lebak Banten, Cianjur Jawa Barat, Gorontalo, hingga Indragiri Hilir di Riau.

Amran menegaskan bahwa kasus ini bukan hanya merugikan negara dari sisi anggaran, tetapi juga berdampak langsung pada nasib petani yang seharusnya mendapatkan bantuan bibit unggul secara gratis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here