Mitra-mitra OCHA melaporkan bahwa berkurangnya stok, pembatasan yang sedang terjadi terhadap masuknya bahan-bahan esensial, serta akses yang terbatas ke wilayah-wilayah terdampak membuat pemenuhan kebutuhan sehari-hari para pengungsi menjadi sulit.
Di Tepi Barat, pasukan Israel pada Minggu (31/5) memperpanjang perintah militer yang menutup tiga kamp pengungsi di Jenin dan Tulkarm. Badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina menyebutkan bahwa lebih dari 33.000 warga Palestina dari kamp-kamp tersebut telah mengungsi dan tidak diizinkan kembali sejak Januari 2025.
OCHA menyerukan pencabutan pembatasan pergerakan dan kebijakan-kebijakan lain yang menyebabkan atau memperpanjang pengungsian, maupun yang menghambat akses terhadap layanan dasar dan sumber mata pencaharian.