WHO beserta para mitranya terus mendukung Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon dengan menyalurkan obat-obatan penyakit akut kepada lebih dari 57.000 pasien, serta menyediakan lebih dari 37.000 layanan konsultasi kesehatan primer bersubsidi sejak 2 Maret, tutur WHO.
OCHA juga menyampaikan keprihatinan atas serangan terhadap layanan kesehatan dan kedaruratan. Pada Jumat, serangan terhadap sebuah ambulans menewaskan dua petugas pertolongan pertama di Kota Deir Qanoun Ras el-Ain, Tyre.
Badan kemanusiaan tersebut menyatakan kebutuhan terus melampaui kapasitas yang tersedia.
"Seiring dengan situasi kemanusiaan yang terus memburuk, PBB menyerukan untuk segera melakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan," kata OCHA. "Semua pihak harus melindungi warga sipil dan sepenuhnya menghormati hukum humaniter internasional. Tenaga kesehatan, ambulans, dan fasilitas medis harus dilindungi. PBB juga menyerukan adanya pendanaan dan dukungan lainnya serta akses untuk menyalurkan bantuan secara aman tanpa hambatan."
Memasuki bulan keenam gencatan senjata di Gaza, OCHA mengatakan organisasi-organisasi kemanusiaan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyalurkan bantuan meskipun menghadapi banyak kendala.