Selanjutnya, tindak lanjut teknis akan dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan teknis pelaksanaan subsidi masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, dan asosiasi pengusaha kedelai.
Rizal menegaskan bahwa kedelai bersubsidi tidak akan dijual di pasar umum, melainkan langsung disalurkan kepada perajin tahu dan tempe.
"Jadi tidak dijual di pasar, tapi dijual langsung ke perajinnya supaya harganya jadi lebih rendah," tandasnya.