Bupati mengatakan, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena material yang terbawa aliran air berpotensi memengaruhi kapasitas sungai dan berdampak terhadap wilayah di sekitarnya, termasuk kawasan pertanian masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya penandatanganan kesepakatan bersama tersebut. Menurutnya, dengan adanya kesepakatan ini, proses normalisasi kedua sungai dapat segera dilaksanakan.
“Apresiasi kami atas perhatian yang diberikan. Semoga normalisasi ini dapat menjawab keluhan masyarakat, khususnya para petani yang mengelola lahan persawahan,”ujar Bupati.
Bupati berharap, pelaksanaan proyek mitigasi dan normalisasi Sungai Taluduyunu serta Botudulanga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko luapan air dan menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian di wilayah sekitar aliran sungai.